Wonosari, PPDQWI – Tiga santri kelas 12 MA Darul Qur’an menorehkan prestasi gemilang dengan berhasil lolos masuk ke Universitas Al-Azhar, Mesir. Ketiga santri tersebut adalah Ahmad Aufa Mauhibat, Ahmad Alamul Huda, dan Muhammad Avicena Hilmi.
Keberhasilan tiga santri lulusan MA Darul Qur’an tahun 2026 ini tidak lepas dari keikutsertaan mereka dalam Program Pemantapan Seleksi Studi Timur Tengah di MA Darul Qur’an. Melalui bimbingan intensif dari para guru pendamping, mereka sukses menembus salah satu universitas Islam tertua dan paling prestisius di dunia tersebut.
Program Pemantapan Studi Timur Tengah sendiri merupakan salah satu program unggulan di MA Darul Qur’an. Program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi dan membimbing para santri yang memiliki minat besar melanjutkan studi ke perguruan tinggi Islam terbaik di kawasan Timur Tengah.
Ketua Program Pemantapan Studi Timur Tengah MA Darul Qur’an, Ustaz Imron Rosidi, menjelaskan bahwa para santri harus melewati alur persiapan yang panjang dan matang sejak jauh hari sebelum pendaftaran dibuka.
“Alur sukses program ini dimulai dari penjaringan minat santri. Setelah itu, mereka mengikuti pembekalan dan pendampingan persiapan studi, hingga pelaksanaan seleksi masuk universitas luar negeri yang dituju,” ujar Ustaz Imron pada Ahad (7/6/2026).
Ia menambahkan, setelah pengumuman kelulusan, tahapan tidak berhenti begitu saja. Para santri masih harus mengikuti program penguatan dan pendalaman bahasa sebagai persiapan keberangkatan dan perkuliahan.
“Terakhir, mereka akan dibantu dalam proses administrasi hingga benar-benar siap berangkat ke Timur Tengah,” imbuhnya.
Selain ketiga santri lulusan tahun ini, kesuksesan juga diraih oleh dua alumni MA Darul Qur’an lulusan tahun 2025. Mereka adalah Aryasatya Salahuddin Ramadhan yang diterima di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, dan Quthbi Afataahillah Ahmad Asyiq Maulana yang berhasil menembus Universitas Al-Ahgaff, Yaman. Keduanya diterima masuk di Al Azhar dan Universitas Al Ahghaff pada tahun ini.
Capaian ini kian memperpanjang daftar sebaran alumni MA Darul Qur’an di kancah internasional. Alumni MA Darul Qur’an tidak hanya tersebar di Mesir dan Yaman, tetapi juga berhasil kuliah di berbagai negara lainnya di antaranya Universitas Mohammed V Rabat dan Institut Fiqih Ar-Rahouni di Maroko, Universitas Az-Zaitunah di Tunisia, Universitas Yarmouk di Yordania, Lembaga Pendidikan Islam Darus Sholihin di Yaman, dan juga Yangzhou Polytechnic Institute di Cina.
Tidak hanya bersinar di luar negeri, lulusan MA Darul Qur’an tahun 2026 juga diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik di dalam negeri. Tahun ini, tercatat ada 7 santri yang berhasil lolos melalui jalur SNBP, 25 santri lolos jalur SPAN-PTKIN, dan 5 santri sukses menembus kampus impian lewat jalur SNBT. Prestasi ini membuktikan bahwa MA Darul Qur’an konsisten mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (And)


























