Darul Qur'an
slider ppdb mi_slider mts_slider ma_slider smk_slider

loader
112592
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu terakhir
Bulan ini
Bulan terakhir
Semua
30
235
618
110415
5325
5908
112592

IP Anda 54.197.189.165
Server Time: 23-04-2014 07:18:19

Simakan al-Qur'an

Simakan al-Qur’an merupakan salah satu program yang sudah rutin dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad khususnya pada hari jum’at kliwon tiap bulannya. Akan tetapi simakan kali ini sedikit berbeda dengan simakan-simakan sebelumnya. Simakan al-Qur’an kali ini diikuti oleh seluruh guru dan siswa-siswi Sekolah Terpadu Darul Qur’an mulai dari jenjang RA hingga SMK yang terbagi kedalam 9 majelis, 6 majelis putra  dan 3 majelis putri. Masing-masing majelis ada pendamping, penyimak khusus dan penyimak dari siswa.

Penyimak khusus pada simakan al-Qur’an tersebut adalah para siswa yang mengikuti program Tahfidzul Qur’an yang berjumlah kurang lebih 90 siswa baik putra maupun putri. Kegiatan ini dimulai sejak malam jum’at setelah acara maulidan selesai sampai pukul 16.30 WIB, dan ditutup dengan doa khotmil Qur’an ba’da maghrib oleh pengasuh.

Kegiatan ini selain sebagai bentuk rasa tanggungjawab dan kemandirian siswa dalam menghafal al-Qur’an yang memang hal itu membutuhkan keseriusan dan perlu dijaga,  juga sebagai bentuk apresiasi terhadap program Kementerian Agama yang beberapa waktu lalu menyelenggarakan “Deklarasi Madrasah Tahfidz”. Kementerian Agama yang mana dalam hal ini sebagai Pelopor Madrasah Tahfidz di Daerah Istimewa Yogyakarta menjanjikan beasiswa kepada siswa-siswi madrasah yang mau menghafal al-Qur’an dengan beasiswa sampai perguruan tinggi. Semoga program tersebut benar-benar terealisasikan. Amiien...

Darul Qur’an menjadi icon Madrasah Tahfidz se-DIY

Alhamdulillah, Madrasah Darul Qur’an ditunjuk untuk menjadi salah satu icon bagi Madrasah Tahfidz se-DIY. Demikianlah yang kita lihat pada saat Penyelenggaraan “Deklarasi Madrasah Tahfidz” di GOR Amongrogo, oleh Kantor Wilayah Kemenag DIY yang dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia Dr. H. Suryadharma Ali, M.Si.

Dalam sambutannya, Menag menyatakan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kanwil Kemenag DIY yang telah mempelopori madrasah tahfidz. “Semoga hal ini ditiru oleh Kanwil-kanwil lain untuk mendeklarasikan madrasah tahfidz,” ujar Menag di hadapan 10.000 hadirin. Sebab, kata Menag, madrasah tahfidz sejalan dengan program Kemenag RI yang igin mewujudkan komitmen pendidikan berbasis al Quran. “Beberapa waktu lalu kami juga telah melaunching Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji atau Gemmar Mengaji yang sesungguhnya hal itu berasal dari kebiasaan orang tua kita zaman dulu,” lanjut Menag.

Di penghujung sambutan, Menag secara khusus meminta kepada Sesditjen Pendis untuk menganggarkan beasiswa khusus kepada para hafidz/hafidzah. “Karena mereka telah menghafal Al Quran dan pemerintah wajib memberikan apresiasi berupa insentif beasiswa pendidikan hingga Perguruan Tinggi.” Semoga apa yang menjadi niat baik beliau ke depannya dapat terealisasikan.